Home | Announcement | KPUD Banten Gandeng ORARI
Author : Font Size :   Normal   |   2X   |   4X   |   8X   |   10X
KPUD Banten Gandeng ORARI

Serang - Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) bekerjasama dengan KPUD Banten menyuplai data hasil pemilihan di TPS untuk dikirimkan melalui radio ke KPUD Provinisi Banten.

"Ini untuk mempercepat penyampaian hasil dari tiap-tiap kecamatan," ujar Vidia, Pengurus Orari Provinsi Banten kepada detikcom di Kantor KPUD Jalan Trip Damaksari di Serang, Minggu (26/11/2006).

Data-data yang disampaikan adalah data resmi hasil penghitungan tiap-tiap TPS yang diserahkan ke PPK. Petugas Orari itu ditempatkan di 136 kecamatan di seluruh Banten.

"Mereka akan melaporkan melalui radio dari PPK ke masing-masing KPUD kabupaten dan kota. Nanti dari situ data itu melalui radio disampaikan ke KPUD Provinsi Banten," cetusnya.

Berita tersebut tidak salah hanya perlu diluruskan , Yang benar KPUD Banten Gandeng RAPI & Orari. RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) sedang Orari (Organisasi Amatir Radio Indonesia) Pembaca detikcom Bambang W (JZ12ABV/YC2VBW) menambahkan, selain Orari, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) juga terlibat dalam hajatan politik ini. "Kami bekerja saling bahu membahu," tulis Bambang.

Total Comments ( posted)
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

Sekretariat ORDA NUSA TENGGARA TIMUR.
Jl S.K. Lerik No 4
Kelapa Lima
Telp. : 0821 4503 1100 / 0853 1119 0007
Fax. :
Email : ntt@orari.or.id /orda_ntt@yahoo.com
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
ORARI Daerah Nusa Tenggara Timur
ORARI is a member-society and International Secretariat of the International Amateur Radio Union
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top

Ini Wujud Lapan A2, Satelit Mungil Karya Anak Bangsa yang Kaya Fungsi

News
Friday, 28 August 2015 - 09:00 WIB

Di Balik Pembuatan Lapan A2, Mulai Sulit Komponen Hingga Alat Uji Terbatas

News
Friday, 28 August 2015 - 07:00 WIB